Peluncuran program penjualan tahunan oleh pengembang terkemuka telah menjadi sorotan utama di industri properti. Di tahun 2026, inisiatif ini dikenal sebagai “Royal Key” dan bertujuan untuk memfasilitasi penjualan lebih dari 1.400 unit properti, mencakup residensial dan komersial, dengan target penjualan yang ambisius mencapai Rp3,6 triliun.
Program ini merupakan respons terhadap tren positif yang terlihat dalam sektor properti nasional, didukung oleh suku bunga yang bersahabat dan kebijakan insentif pajak. Masyarakat semakin menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam properti, terlepas dari kondisi pasar yang bisa dibilang dinamis.
Peluncuran Royal Key terjadi pada bulan Januari di BSD City, Tangerang. Ini menandai kelanjutan dari program serupa yang telah dijalankan sejak 2020, dan menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan, seiring dengan meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam membeli properti.
Strategi Sinar Mas Land dalam Meningkatkan Minat Konsumen
Demi memberikan kepastian dalam investasi, pengembang berupaya memperhatikan perilaku konsumen yang saat ini semakin selektif. Herry Hendarta, Deputi CEO, menekankan pentingnya menciptakan solusi yang memberikan kepastian nilai dan kemudahan akses dalam kepemilikan properti.
Royal Key menjadi pilihan strategis untuk menangkap perhatian pasar, dengan menawarkan berbagai jenis properti. Portofolio yang disajikan mencakup rumah tapak, apartemen, hingga ruko, dengan harga terjangkau mulai dari Rp1,1 miliar.
Pembeli pun diuntungkan dengan keadaan mayoritas unit dalam kondisi siap huni, menjadikan Royal Key sebagai peluang menarik bagi mereka yang ingin berinvestasi. Sekitar 80-90 persen dari properti yang ditawarkan sudah tersedia dan siap untuk dihuni.
Kondisi Ekonomi yang Menguntungkan untuk Sektor Properti
Direktur dari salah satu perusahaan pengembang terkemuka menyatakan bahwa prospek sektor properti di tahun 2026 cukup stabil. Pertumbuhan ekonomi nasional yang konsisten dan suku bunga rendah menciptakan atmosfer kondusif untuk investasi di sektor ini.
Dengan prediksi pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen, kesempatan untuk berinvestasi di sektor properti terbuka lebar. Program Royal Key diharapkan dapat mendorong keputusan pembelian, sehingga berkontribusi bagi target penjualan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Keberlanjutan program ini dirancang untuk menjaga ritme penjualan di tengah ketidakpastian ekonomi global, memperkuat posisi pengembang dalam pasar properti nasional. Hal ini menunjukkan ketahanan dan komitmen perusahaan dalam menghadapi tantangan yang ada.
Detail Penjualan dan Insentif yang Diberikan
Royal Key 2026 akan berlangsung sepanjang tahun dari Januari hingga Desember. Program ini dibagi menjadi empat periode penjualan dengan insentif yang ditawarkan mulai dari diskon harga hingga subsidi uang muka.
Konsumen dapat mendapatkan potongan harga hingga 26 persen dan pembebasan biaya tertentu, termasuk biaya BPHTB dan biaya KPR/KPA, menjadikan program ini sangat menarik. Penawaran menarik seperti voucher elektronik juga disediakan untuk periode tertentu, menambah daya tarik bagi calon pembeli.
Keberadaan 22 bank rekanan dalam program ini juga memberikan kemudahan fasilitas pembiayaan bagi konsumen. Pilihan skema pembelian yang beragam, baik secara langsung maupun melalui KPR, membuat konsumen memiliki banyak opsi dalam menyesuaikan dengan kebutuhan finansial mereka.
