Perusahaan Arita Wagyu Farm asal Miyazaki, Jepang, baru-baru ini memperluas kehadiran mereka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade dalam mengembangkan sapi wagyu Jepang. Bersama Alpha Agro Indonesia, mereka berkomitmen untuk membawa filosofi dan karakter unik dari produk mereka ke pasar lokal.
CEO Arita Farm, Yonemasu Arita, menyatakan bahwa visi mereka tentang wagyu jauh lebih dalam daripada sekadar mencapai tingkat marbling tertinggi. Menurutnya, kualitas daging yang sebenarnya adalah hasil dari perawatan intensif terhadap setiap sapi, menjaga kesehatan mereka, dan menghasilkan rasa yang seimbang.
Pemeliharaan yang cermat dan perhatian terhadap setiap detail telah memungkinkan Arita Wagyu untuk mengelola sekitar 7.000 hingga 7.500 ekor sapi Japanese black. Proses terintegrasi mulai dari pembiakan hingga distribusi adalah salah satu kunci yang memberikan konsistensi dalam kualitas daging yang mereka hasilkan.
Pencapaian Internasional Arita Wagyu di Dunia Steak
Arita Wagyu tidak hanya dikenal di Jepang, tetapi juga telah mencatat prestasi di tingkat internasional, termasuk penghargaan Large Producer Award pada World Steak Challenge 2025. Penghargaan ini menandakan pengakuan terhadap upaya mereka dalam produksi steak berkualitas tinggi.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi perusahaan tetapi juga sebagai bukti bahwa metode dan filosofi mereka dalam peternakan wagyu dapat bersaing di pasar global. Dalam konteks ini, pengakuan tersebut semakin memperkuat posisi Arita sebagai salah satu produsen terkemuka dalam industri daging berkualitas.
Dalam pandangan Arita, penghargaan yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar kualitas daging. Filosofi “Not Everything is BMS” mencerminkan keyakinan mereka bahwa Beef Marbling Score hanyalah satu aspek dari penilaian kualitas wagyu.
Filosofi Pertanian Berkelanjutan dan Kesehatan Hewan
Pentingnya kesejahteraan hewan menjadi ukuran utama dalam pendekatan Arita Wagyu, di mana mereka menerapkan prinsip Earth Medicine Zero (EMO). Sistem ini mengedepankan pengelolaan peternakan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Dengan menjaga tingkat stres rendah bagi hewan, mereka memastikan tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesejahteraan mental para sapi. Ini berujung pada kualitas daging yang lebih baik, dimana kelembutan dan rasa lebih terjaga.
Metode pemeliharaan dan pakan juga menjadi perhatian utama mereka, memastikan bahwa bahan makanan yang diberikan kepada sapi terjamin mutunya dan tidak mencemari lingkungan. Hal ini menciptakan ekosistem peternakan yang lebih sehat dan produktif.
Komitmen Arita Wagyu terhadap Kualitas Daging
Arita Wagyu percaya bahwa pendekatan yang lebih holistik dalam peternakan akan menghasilkan produk akhir yang melebihi harapan konsumen. Mereka tidak hanya berfokus pada parameter teknis tetapi juga pada sifat alami dan karakteristik daging.
Dalam mewujudkan visi ini, mereka berinvestasi dalam riset dan pengembangan untuk terus meningkatkan metode pemeliharaan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas daging yang mereka tawarkan.
Trust dari konsumen menjadi bagian integral dalam keberlangsungan mereka di industri. Setiap proses dalam produksi wagyu telah dirancang untuk menjamin keamanan dan kualitas, sehingga konsumen dapat merasa yakin saat memilih produk mereka.
Dengan semua aspek ini, Arita Wagyu bukan sekadar merek, tetapi simbol dari inovasi dan tradisi dalam dunia pertanian daging Jepang. Mereka memberikan gambaran bahwa keberhasilan dalam industri daging tidak hanya ditentukan oleh angka, tetapi juga oleh etika dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam setiap langkah produksi.
